Rabu, 04 Mei 2011

Ilmu perlu sebuah kunci akhirat


Bulatkan niatmu dan kuatkan takwamu kepadaNya.. Jauhkan maksiat dari dirimi dan bertawadhu’ selamanya

Hormati gurumu dan gunakan waktumu untuk selalu berusaha,

Panjatkanlah do’a dan berdzikirlah yang terakhir tawakalnya...

Galilah ilmumu sampai ke akarnya jangan pernah berhenti ditengah jalan..

Dari buaianmu sampai akhiratnya dan jangan pernah menyerah..

Janganlah pernah dungu akan karunianya karenaNya kamu bisa..!!

Amalkanlah semua ilmu jadi orang yang berguna "Ilmu yang bermanfaat lebih baik daripada pohon tanpa buah" (Ilmu itu suci cahaya ilahi Jagalah hati agar selalu suci) "

»»  baca lanjutannya sob .. ..

Keajaiban sebuah DO'A

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS. Al Mu'min, 40:60) Menurut Al Qur'an, doa, yang berarti "seruan, menyampaikan ungkapan, permintaan, permohonan pertolongan," adalah berpalingnya seseorang dengan tulus ikhlas kepada Allah, dan memohon pertolongan dari-Nya, Yang Mahakuasa, Maha Pengasih dan Penyayang, dengan kesadaran bahwa dirinya adalah wujud yang memiliki kebergantungan. Penyakit adalah salah satu dari contoh tersebut yang dengannya manusia paling merasakan kebergantungan ini dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Tambahan lagi, penyakit adalah sebuah ujian, yang direncanakan menurut Hikmah Allah, yang terjadi dengan Kehendak-Nya, dan sebagai peringatan bagi manusia akan kefanaan dan ketidaksempurnaan kehidupan ini, dan juga sebagai sumber pahala di Akhirat atas kesabaran dan ketaatan karenanya. Sebaliknya mereka yang tidak memiliki iman, meyakini bahwa jalan kesembuhan adalah melalui dokter, obat atau kemampuan teknologi mutakhir dari ilmu pengetahuan modern. Mereka tidak pernah berhenti untuk merenung bahwa Allah-lah yang menyebabkan keseluruhan perangkat tubuh mereka untuk bekerja di saat mereka sedang sehat, atau Dialah yang menciptakan obat yang membantu penyembuhan dan para dokter ketika mereka sakit. Banyak orang hanya kembali menghadap kepada Allah di saat mereka sadar bahwa para dokter dan obat-obatan tidak memiliki kesanggupan. Orang-orang yang berada pada keadaan tersebut memohon pertolongan hanya kepada Allah, setelah menyadari bahwa hanya Dialah yang dapat membebaskan mereka dari kesulitan. Allah telah menyatakan pola pikir ini dalam sebuah ayat: Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. (QS, Yunus, 10:12) Padahal sesungguhnya, sekalipun dalam keadaan sehat, atau tanpa cobaan atau kesulitan lain, seseorang wajib berdoa dan bersyukur kepada Allah atas segala kenikmatan, kesehatan dan seluruh karunia yang telah Dia berikan. Inilah satu sisi paling penting dari doa: Di samping berdoa dengan lisan menggunakan suara, penting pula bagi seseorang melakukan segala upaya untuk berdoa melalui perilakunya. Berdoa dengan perilaku bermakna melakukan segala sesuatu yang mungkin untuk mencapai harapan tertentu. Misalnya, di samping berdoa, seseorang yang sakit sepatutnya juga pergi ke dokter ahli, menggunakan obat-obatan yang berkhasiat, dan menjalani perawatan rumah sakit jika perlu, atau perawatan khusus dalam bentuk lain. Sebab, Allah mengaitkan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini pada sebab-sebab tertentu. Segala sesuatu di dunia dan di alam semesta terjadi mengikuti sebab-sebab ini. Oleh karena itu, seseorang haruslah melakukan segala hal yang diperlukan dalam kerangka sebab-sebab ini, sembari berharap hasilnya dari Allah, dengan kerendahan diri, berserah diri dan bersabar, dengan menyadari bahwa Dialah yang menentukan hasilnya. Pengaruh menguntungkan dari keimanan dan doa bagi orang sakit, dan bagaimana hal ini dapat mempercepat penyembuhan adalah sesuatu yang telah menarik perhatian dari dan dianjurkan oleh para dokter. Dengan judul "God and Health: Is Religion Good Medicine? Why Science Is Starting to Believe" [Tuhan dan Kesehatan: Apakah Agama Adalah Obat Yang Baik? Mengapa Ilmu Pengetahuan Mulai Percaya], majalah terkenal Newsweek terbitan tanggal 10 November 2003 mengangkat pengaruh agama dalam penyembuhan penyakit sebagai bahasan utamanya. Majalah tersebut melaporkan bahwa keimanan kepada Tuhan meningkatkan harapan pasien dan membantu pemulihan mereka dengan mudah, dan bahwa ilmu pengetahuan mulai meyakini bahwa pasien dengan keimanan agama akan pulih lebih cepat dan lebih mudah. Menurut pendataan oleh Newsweek, 72% masyarakat Amerika mengatakan mereka percaya bahwa berdoa dapat menyembuhkan seseorang dan berdoa membantu kesembuhan. Penelitian di Inggris dan Amerika Serikat juga telah menyimpulkan bahwa doa dapat mengurangi gejala-gejala penyakit pada pasien dan mempercepat proses penyembuhannya. Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Michigan, depresi dan stres teramati pada orang-orang yang taat beragama dengan tingkat rendah. Dan, menurut penemuan di Universitas Rush di Chicago, tingkat kematian dini di kalangan orang-orang yang beribadah dan berdoa secara teratur adalah sekitar 25% lebih rendah dibandingkan pada mereka yang tidak memiliki keyakinan agama. Penelitian lain yang dilakukan terhadap 750 orang, yang menjalani pemeriksaan angiocardiography [jantung dan pembuluh darah], membuktikan secara ilmiah "kekuatan penyembuhan dari doa." Telah diakui bahwa tingkat kematian di kalangan pasien penyakit jantung yang berdoa menurun 30% dalam satu tahun pasca operasi yang mereka jalani. Sejumlah contoh doa yang disebutkan dalam Al Qur'an adalah: Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang". Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. (QS. Al Anbiyaa', 21:83-84) Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman. (QS. Al Anbiyaa', 21:87-88) Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. (QS. Al Anbiyaa', 21:89-90) Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami: maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami). (QS. Ash Shaaffaat, 37:75) Sebagaimana telah disebutkan, doa tidak semestinya hanya dilakukan untuk menghilangkan penyakit, atau kesulitan-kesulitan duniawi lainnya. Orang beriman yang sejati haruslah senantiasa berdoa kepada Allah dan menerima apa pun yang datang dari-Nya. Kenyataan bahwa sejumlah manfaat doa yang diwahyukan di dalam banyak ayat Al Qur'an kini sedang diakui kebenarannya secara ilmiah, sekali lagi mengungkapkan keajaiban yang dimiliki Al Qur'an. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al Baqarah, 2:186)

"Perkataanmu adalah Do'amu" ........ "semakin banyak orang yang berdo'a tanpa sepengetahuanmu,maka semakin cepat do'a itu terijabahnya.."
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Jadilah Pemaaf karena didalamnya terdapat Rahasia

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)

Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:

... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)


Para peneliti percaya bahwa pelepasan hormon stres, kebutuhan oksigen yang meningkat oleh sel-sel otot jantung, dan kekentalan yang bertambah dari keeping-keping darah, yang memicu pembekuan darah menjelaskan bagaimana kemarahan meningkatkan peluang terjadinya serangan jantung. Ketika marah, detak jantung meningkat melebihi batas wajar, dan menyebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh nadi, dan oleh karenanya memperbesar kemungkinan terkena serangan jantung.
Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur'an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.

Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.


Memaafkan, adalah salah satu perilaku yang membuat orang tetap sehat, dan sebuah sikap mulia yang seharusnya diamalkan setiap orang
Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan. Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres. Menurut Dr. Luskin, kemarahan yang dipelihara menyebabkan dampak ragawi yang dapat teramati pada diri seseorang. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa:

Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih – memperburuk keadaan.

Sebuah tulisan berjudul "Forgiveness" [Memaafkan], yang diterbitkan Healing Current Magazine [Majalah Penyembuhan Masa Kini] edisi bulan September-Oktober 1996, menyebutkan bahwa kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri orang, dan merusak keseimbangan emosional bahkan kesehatan jasmani mereka. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa orang menyadari setelah beberapa saat bahwa kemarahan itu mengganggu mereka, dan kemudian berkeinginan memperbaiki kerusakan hubungan. Jadi, mereka mengambil langkah-langkah untuk memaafkan. Disebutkan pula bahwa, meskipun mereka tahan dengan segala hal itu, orang tidak ingin menghabiskan waktu-waktu berharga dari hidup mereka dalam kemarahan dan kegelisahan, dan lebih suka memaafkan diri mereka sendiri dan orang lain.

Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebuah keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, terasa membahagiakan, satu bagian dari akhlak terpuji, yang menghilangkan segala dampak merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir maupun batin. Namun, tujuan sebenarnya dari memaafkan –sebagaimana segala sesuatu lainnya – haruslah untuk mendapatkan ridha Allah. Kenyataan bahwa sifat-sifat akhlak seperti ini, dan bahwa manfaatnya telah dibuktikan secara ilmiah, telah dinyatakan dalam banyak ayat Al Qur’an, adalah satu saja dari banyak sumber kearifan yang dikandungnya.
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Rahmatan Li-l 'Alamien


Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS. Al Anbiyaa':107)
"Ah saya mah, sudah bisa ngasih makan anak sama istri sudah cukup. Saya tidak akan muluk-muluk." "Saya hanya ingin bermanfaat bagi orang lain."
Coba bandingkan dua kalimat di atas. Mana yang lebih baik? Jika Anda memilih kalimat yang kedua, sepakat dengan saya. Bagaimana dengan contoh kalimat yang pertama? Menurut saya banyak sekali. Sebagai ciri orang-orang yang seperti ini ialah orang yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Ciri lain ialah orang yang cepat puas dengan hasil yang dia peroleh, karena sudah mencukupi untuk diri serta keluarganya. Padahal masih banyak orang-orang yang membutuhkan bantuan kita. Pengemis, gelandangan, anak-anak jalanan, anak-anak yatim piatu, anak-anak berandal, dan sebagainya. Jika kita sudah cukup, kenapa kita tidak berpikir untuk mencukupi mereka? Semua terserah Anda, kalimat mana yang akan Anda pilih. Pemilihan kata-kata itu merupakan pencitraan pada diri Anda sendiri, apakah Anda orang yang egois yang hanya mementingkan diri sendiri atau orang yang peduli dengan sesama, yang menjalankan peran Anda sebagai seorang Muslim yaitu rahmatan lil 'alamin. Jangan karena kita sudah bisa memenuhi kebutuhan kita, lalu kita berhenti meraih sukses yang lebih tinggi lagi. Sebab, kita ini diutus menjadi rahmatan lil’alamiin, bukan saja rahmat untuk diri sendiri dan keluarga. Jika sudah suksespun tidak ada alasan untuk tidak meraih sukses berikutnya, apa lagi jika kita masih merasa belum sukses.
"inilah calon pemimpin dunia..inilah orang sukses didunia..pemimpin dunia"
ANDA dan ANDA lah sang pemimpin kesuksesan itu... ... ...
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Terbang Tanpa Sayap

Semua orang sedang mencari sesuatu yang sangat sempurna,
Satu hal yang membuat semuanya menjadi lengkap,
Anda akan menemukannya di tempat yang belum pernah terjamah,
Tempat Anda tidak pernah tahu bahwa sesuatu itu bisa...
Beberapa menemukannya di wajah anak mereka,
Beberapa menemukannya di mata kekasih mereka,
Siapa yang bisa menyangkal membawa sukacita,
Bila Anda telah menemukan bahwa ada sesuau hal khusus yang kita miliki..
"Kau terbang tanpa sayap"

Beberapa menemukannya dikala berbagi setiap saat,
Beberapa dalam kehidupan soliter mereka,
Anda akan menemukannya dalam kata-kata orang lain,
Sebuah garis sederhana bisa membuat Anda tertawa atau menangis,
Anda akan menemukannya di tempat yang hanya ada dalam persahabatan...
ketika manusia dan Anda menghargai semua kehidupan Anda,
Dan ketika Anda tahu berapa banyak hal yang berarti,
Anda telah menemukan bahwa ada sesuatu hal yang khusus...
Kau terbang tanpa sayap


Jadi, tidak ada yang tidak mungkin karena semuanya tampak,
Anda harus berjuang untuk setiap mimpi,
Cos siapa tahu yang mana,kala Anda melepaskan apa yang anda punya...
Akan membuat Anda melengkapi sesuatu disisi lain dalam dirimu...

[Aku terbang tanpa sayap] tidak ada yang tidak mungkin
[Yaaa, aku bisa terbang tanpa sayap] hadapilah semua itu dengan percaya diri

Bagi saya itu bangun di samping Anda
Untuk menyaksikan matahari terbit di wajah Anda
Untuk mengetahui bahwa aku bisa mengatakan aku mencintaimu
Dalam setiap waktu tertentu atau tempat

Ini hal kecil yang hanya aku tahu
Mereka adalah hal-hal yang membuat Anda bahagia,
Dan itu seperti terbang tanpa sayap..
Aku terbang tanpa sayap..

Kau tempat hidup saya dimulai
Dan Anda akan di mana ia berakhir
Aku terbang tanpa sayap
Dan itulah sukacita Anda bahwa
Aku terbang tanpa sayap
yang berlalu sudahlah berlalu...itu hanyalah kebodohan sesaat..tapi mimpi indah didepan kita !!
"Hidup ini indah dan masih banyak ruang untuk menggapai mimpi kita"
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Selasa, 03 Mei 2011

Kebodohan Pemimpin


L..lakukan hari ini untuk esok hari !!
P..pengalaman anda adalah hidup anda !!
P..potensi anda adalah kemampuan anda !!
K..kegagalan tidak akan terjadi untuk seorang pemimpin besar !!
I..ingatlah yang terbaik adalah dari yang baik-baik bukan yang terbaik dari yang bodoh-bodoh !!
S..sesuatu yang besar akan kalah oleh orang besa !!


"jadilah pemimpin mempunyai otodidak dan loyalitas besar untuk masa depan organisasi anda"


"hidup berawal dari mimpi maka bermimpilah !!! "


sebuah organisasi dapat dikatakan mempunyai karakter kekeluargaan jikalau dalam organisasi tersebut dapat membentuk sebuah kepribadian yang dapat dibentuk oleh kepribadian yang baik.
"lakukanlah yang terbaik untuk hari ini karena itu akan kembali kepadamu esok hari"

sebuah slogan besar,karena dalam sebuah organisasi yang benar dan besar dan dikepalai oleh direktur yang besar maka dia mampu mengkondisikan suatu masalah.
sebuah pilihan besar ketika dihadapi oleh beberapa masalah,ketika si A memiliki potensi besar tetapi mempunyai sisi negatif yang sulit diubah dan si B kurang memiliki potensi dan kurang paham apa yang akan dihadapinya..
"kebodohan akan terjadi kepada pemimpin lemah"
ketika si A karena sisi negatif dia tidak diluluskan dan si B lulus dengan potensi dan sedikit pengetahuan [memang rezeki dan segala sesuatu sudah ditakdirkan dan dituliskan...tapi pemimpin yang hebat akan memilih yang hebat bahkan keduanya,jika memang itu pemimpin yang hebat]
sisi A yang mempunyai kepribadian kurang baik mungkin,akan bisa diubah ketika pemimpin yang hebat mampu menguasai dan mengkondisikan sebuah organisasi.
sisi B yang mempunyai kekurangan potensi akan merasa mempunyai motivasi untuk berkembang ketika pemimpin yang hebat mampu membimbing mereka.

dan hanya kebodohan seorang pemimpin yang memang bodoh yang tidak dapat memilih bahkan kesalahan besar ketika pemimpin diatur oleh anak buahnya...
"Pemimpin adalah Pengayom dan Mengayomi anggota tapi salah ketika Pemimpin tidak dapat memilih dan memutuskan masalah secara individu...hanya pemimpin yang bodoh !!"

tidak ada alasan untuk seorang pemimpin yang bodoh dan tidak ada alasan untuk kesalahan besar...hanya ada kebodohan

"lakukan yang terbaik dan pikirkan masa depan anda...karena hari ini adalah pijakkan esok hari"
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Kamis, 28 April 2011

Masalah perlu manajemen

kita adalah pembuat dan pemecah masalah...

Hidup adalah masalah, benarkah itu ?

Bisa jadi benar, walau tidak selamanya benar. Ketika apa yang terjadi dalam hidup dan kehidupan membuat hati kita tidak nyaman, maka itu masalah. Dalam hal ini mestinya hidup adalah damai, hidup adalah sejahtera, hidup adalah gotong royong, hidup adalah silaturakhmi, hidup adalah kesahajaan, hidup adalah ibadah, hidup adalah tetek bengek yang membuat kita jadi "enjoy". Nah ketika hidup kita jadi tidak romantis maka sebenarnya ada masalah yang terjadi.

Kondisi seperti itu menjadi sebuah "fenomena" yang selalu menyatu dalam hidup selama masih ada"kehidupan". Dengan demikian sulit seseorang benar-benar dalam hidup yang terbebas dari masalah.Realitanya ada-ada saja masalah yang muncul, apalagi kalua memang "dipermasalahkan".Antara masalah dan terbebas dari masalah itulah yang kerap mendatangkan konflik.

Sebut saja yang sederhana, ketika di malam minggu, hati ingin bergabung dengan saudara-saudara di balai desa dalam rangka gladhen karawitan, (lagi in di desaku), eh hujan dari rintik-rintik malah menjadi semakin deras,maka terjadilah konflik di dalam hati, antara menjaga kesehatan dan menyenangkan jiwa dengan senandung palaran yang mendamaikan hati. Di saat lain, sudah mau beranjak pergi, datanglah tamu yang itu harus dihormati. Repotnya lagi si tamu itu justru orang yang benar-benar dinanti kedatangannya layaknya saudara yang telah berpisah sekian lama.
Contoh tersebut hanyalah secuil kecil permasalahan dalam hidup yang harus dihadapi. Belum berbicara yang besar-besar, yang rumit-rumit, yang kompleks-kompleks, yang menyita enegi, yang menyita pikiran, dan lain-lain. Menghadapi realita hidup demikian agaknya ada satu tawaran yang bisa dicoba secara kontekstual adalah bagaimana mengelola permasalahan itu dengan "manajemen konflik".
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Rabu, 27 April 2011

Perdamaian Hati

indah perdamaian dalam kebersamaan.... ... .. .
kebersamaan yang indah adalah persahabatan yang dijalin dari suatu pertemanan.
karena dengan keindahan itu kita dapat merasakan kedamaian
dengan kedamaian hati kita akan bisa menggapai masa depan
dengan kedamaian hati kita akan bisa menggapai mimpi
dengan kedamaian hati kita akan bisa menggapai bintang
dengan kedamaian hati kita bisa menggapai bulan

karena kedamaian akan kita rasakan ketika rasa,duka,senang,gembira.. ..
kita akan merasakan bersama..

indah perdamaian dalam kebersamaan
menyongsong masa depan penuh gemilang
kitakan tegakkan semboyan kita
kitakan tegakkan islam tuk membangun bangsa

kitakan gapai cita-cita kita.. ..
suka-duka kita bersama.. ..
kitakan gapai mimpi-mimpi kita
kedamaian kita bersama.. ..


marilah kawan kita dan berjuang untuk indonesia...
marilah kita membangun mimpi untuk mendapatkan indahnya mimpi kita..
marilah kita bangun MIMPI-MIMPI LUAR BIASA KITA.. ..








»»  baca lanjutannya sob .. ..

pemenang sejati

kegaagalan adalah bukan sebuah keberhasilan yang tertunda
kegagalan adalah sebuah kemenangan yang tertunda...
dengan kemenangan kita bisa berhasil
dan dengan keberhasilan kita bisa menang
tidak semua pemenang akan merasakan menang dan
tidak semua yang kalah akan merasakan kalah

adanya yang menang adalah karena adanya yang kalah
dan seandainya tidak ada yang kalah pastilah tidak akan ada yang menangangan kepadamu
berterima kasihlah kepada yang kalah karena mereka kalian bisa menang... ...

dan terima kasihlah kepada mereka yang senantiasa bertepuk tangan kepada kalian
karena dengan tepuk tangan itu kalian bisa mulai termotivasi.. ..
dan rugilah ketika kalian merasakan kemenangan dan ternyata tidak ada yang bertepuk tangan
karena kemenangan tanpa tepuk tangan dari mereka yang kalah,kalian bagaikan pemenang tanpa hadiah.. ..

indahnya kemenangan adalah indahnya do'a yang selalu terucap didalam hati manusia.. ..
karrena dengan do'a kita bisa memenangkan suatu kemenangan...
dan tidak semuanya yang selalu menang adalah seorang PEMENANG..

karena pemenang ya g sejati adalah pemenang kehidupan ketika ada orang yang kalah pantas untuk menjadi pemenang selain kita,dan kita mampu memberikan kemenangan itu..bagi mereka..

JADILAH PEMENANG SEJATI.. .. ..
»»  baca lanjutannya sob .. ..

Ikatan Batin Cinta

ketika pagi telah meninggalkan gubuknya
ketika siang telah meninggalkan rumahnya
ketika sore telah meniggalkan istananya
ketika malam datang memasuki indahnya mimpi-mimpiku

hidup adalah sebuah rencana
mimpi adalah sebuah motivasi kehidupan
dengan mimpi kita bisa mulai menempatkan apa yang bisa lakukan
dengan mimpi kita bisa mulai menelusuri indahnya petualangan hari ini

cinta yang akan temukan hari ini adalah ikatan batin yang akan selalu kau telusuri
cinta yang akan mengarahkan waktu untuk menemukan kita
cinta yang akan menemukan waktu dimana kita bisa mulai menemukan kita
cinta adalah ikatan batin dan jodoh tuhan...
keluarlah !!!
carilah penghubung ikatan batinmu... ...
dan mulailah ciptakan hari-hari LUAR BIASA DENGAN IKATAN BATIN CINTAMU...
»»  baca lanjutannya sob .. ..